Tanggal Kadaluarsa Obat itu Cuma Tipuan Marketing?

Kalau kita mendengar kata ‘kadaluarsa’, yang ada di pikiran kita adalah sesuatu yang sudah basi, busuk, atau tidak aman lagi untuk digunakan. Tapi menurut artikel yang saya kutip ini (butuh registrasi untuk melihat selengkapnya, tapi gratis kok), tanggal kadaluarsa pada obat-obatan medis itu hampir tidak berarti apa-apa dari segi medis. Bahkan 15 tahun setelah tanggal kadaluarsanya, mayoritas obat-obatan masih aman dan efektif untuk dikonsumsi!

Lalu untuk apa ada tanggal kadaluarsa di kemasan obat? Menurut artikel ini, tanggal itu secara legal wajib dicantumkan, tapi hanya sebagai jaminan dari perusahaan farmasi bahwa sebuah obat masih 100% aman dan efektif pada tanggal itu. Bukan berarti setelah tanggal kadaluarsa lewat, obat itu lantas menjadi tidak aman atau efektif.

Tambah artikel ini pula, seringkali tanggal yang dicantumkan perusahaan farmasi adalah kalkulasi yang sangat konservatif dan hanya akal-akalan supaya mereka bisa tetap untung dari penggantian dan pembelian kembali obat yang dianggap sudah kadaluarsa….dengan kata lain, mereka nggak mau profit mereka berkurang karena konsumen bisa menyimpan obat yang sama (tetap aman dan efektif) selama 10 tahun lebih! 8O

Biasanya saya skeptis dengan cerita ‘konspirasi kapitalisme’ begini, tapi berhubung sumber dan narasumbernya cukup kredibel di mata saya, kok rasanya jadi ngenes juga ya mendengarnya… padahal obat-obatan itu, alih-alih dibuang, mungkin bisa digunakan oleh mereka yang tidak mampu membelinya. :?

clipped from www.medscape.com
The military was sitting on a $1 billion stockpile of drugs and facing the daunting process of destroying and replacing its supply every 2 to 3 years, so it began a testing program to see if it could extend the life of its inventory. The testing, conducted by the US Food and Drug Administration (FDA), ultimately covered more than 100 drugs, prescription and over-the-counter. The results showed that about 90% of them were safe and effective as far as 15 years past their original expiration date.
“Manufacturers put expiration dates on for marketing, rather than scientific, reasons,” said Mr. Flaherty, a pharmacist at the FDA until his retirement in 1999. “It’s not profitable for them to have products on a shelf for 10 years. They want turnover.”
The FDA cautioned there isn’t enough evidence from the program, which is weighted toward drugs used during combat, to conclude most drugs in consumers’ medicine cabinets are potent beyond the expiration date.
blog it

Berikut lanjutan artikelnya yang tidak muat dalam kutipan Clipmarks di atas… memang ada beberapa perkecualian, namun it tampaknya terbatas pada obat-obatan cair yang memang relatif lebih tidak stabil dibandingkan obat-obatan padat (pil atau kapsul).

Joel Davis, however, a former FDA expiration-date compliance chief, said that with a handful of exceptions — notably nitroglycerin, insulin, and some liquid antibiotics — most drugs are probably as durable as those the agency has tested for the military. “Most drugs degrade very slowly,” he said. “In all likelihood, you can take a product you have at home and keep it for many years, especially if it’s in the refrigerator.” Consider aspirin…Dr. Carstensen, professor emeritus at the University of Wisconsin’s pharmacy school, who wrote what is considered the main text on drug stability, said, “I did a study of different aspirins, and after 5 years, Bayer was still excellent. Aspirin, if made correctly, is very stable.


About this entry